Air Terjun Atue dan Peninggalan Sawerigading di Luwu Timur

airterjunattue3
Tidak terlalu jauh dari Kota Malili tepatnya 8 km barat daya dijumpai wisata alam Air Terjun Atue.
Pesonanya memilki daya magis bagi pelancong yang datang. Kita tidak hanya disuguhi oleh pesona alam
karena bagi mereka yang tertarik pada wisata kultur maka masih di kawasan Attue dapat kita
jumpai beberapa artefak jejak keberadaan Legenda Mitikal Sawerigading. Kita dapat menjumpai
pelantun cerita epos-mitikal  I La Galigo dan mengunjungi  beberapa situs yang dikeramatkan oleh masyarakat.
Sawerigading, adalah nama seorang putera raja Luwu, dari Kerajaan Luwu Purba. Nama ini dikenal melalui cerita dan kisah dari sastra La Galigo. Nama Sawerigading ini dikenal sebagai seorang laki-laki perkasa, yang kekuatannya luar biasa. Sawerigading melalui epik La Galigo dikisahkan dua bersaudara kembar yakni Sawerigading dan We Tenriabeng. Kedua bersaudara kembar ini adalah anak dari raja Luwu Batara Lattu. Sawerigading dan We Teriabeng masa kecilnya dibesar diberbeda tempat, setelah dewasa baru mereka bertemu dan jatuh cinta pada adik kandungnya, tetapi hukum tidak membolehkan menyunting saudaranya. Gusar dan kesedihan hati Sawerigading, menyebabkan ia memutuskan meniggalkan tanah Luwu dan bersumpah tidak akan kembali selama hidupnya. Ia pergi berlayar, mengembara berkeliling dikepulauan Bahari sampai ke Negeri Tingkok.
Ayo vist ke Luwu Timur dan belajar sejarahnya…🙂